Bab 23 Tuut... tuut... tuut... "Maaf nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi, cobalah be-" Belum selesai operator berbicara, Naysilla langsung mematikan sambungan teleponnya. Saat ini Naysilla sedang berada di depan gerbang rumah Collen. Karena kemarin, Collen meminta Naysilla untuk berangkat bareng ke sekolah. Tapi sudah hampir setengah jam Naysilla menunggu, Collen belum juga keluar rumah. Nomornya pun dihubungi berkali-kali tidak aktif. Lima menit berlalu, Naysilla makin gusar. Berdiri di depan gerbang hitam yang menjulang tinggi. Keringat mengucur di dahinya, menekan bel berkali-kali, namun penghuni rumah tidak ada yang keluar. "Duh Collen kemana sih? Kemaren bilang minta jalan bareng, tapi malah nggak ada kabar gini. Duh... Angkot mana lagi," Akhirnya gadis itu pasrah, duduk d

