14

836 Kata

"Dek, ada yang cariin lo tuh!" pekik Levin. "Siapa bang?" sahut Naysilla dari dalam kamarnya. "Adam, katanya nama dia Adam," jawab Levin, suaranya terdengar lebih dekat. Saat Naysilla membuka pintu kamar, benar saja dia sudah berdiri di ambang pintu kamar Naysilla, dengan menaikkan ujung bibir kanannya. "Ngapain lo senyam-senyum?" sinis Naysilla. "Punya pacar nih yee," ledek Levin sambil mengerlingkan mata. Levin dari dulu memang ditakdirkan untuk menguji kesabaran Naysilla mungkin. "Apa sih lo bang! Nggak jelas banget," gerutu Naysilla sambil memutar bola matanya. "dimana dia sekarang?" "Ruang tamu," Naysilla langsung bergegas menuruni anak tangga, membawa tumpukkan buku pelajaran. Punggung Adam sudah dapat ia lihat sedang duduk di sofa tamu sambil memainkan sebuah kunci. Mungkin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN