Bagian 44

1385 Kata

"Kembaran Serafina!" jawab Akshan. "Apa!" seru Lidia tak percaya. "Mak--...maksudmu gadis yang ada di tv itu?" tanya Lidia putus-putus. Akshan mengangguk membenarkan. Lidia terduduk di sofa dengan seketika. Lidia memandangi Akshan dengan linglung, kepalanya seperti berputar-putar lalu tak lama kemudian pandangannya gelap. "Mama!" seru Rangga dan Akshan. Lidia pingsan dan tak sadarkan diri, Rangga cepat-cepat membawa istrinya ke kamar mereka. ........................... Makan malam tiba di kediaman Sandawa, Risky dan keluarga sedang makan malam bersama. Raisa berwajah muram. Risky memperhatikan wajah muram istrinya ini. "Mama kenapa wajahnya muram begitu?" tanya Risky. "Mama kangen Savanna, pa." Sahut Raisa. "Udah beberapa hari ini mama nggak ketemu sama dia, kira-kira mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN