Sleep... "heh?" kaget Sumitra. Alfario dengan cepat merebut bungkusan di tangannya dan membantingnya. Brak Sumitra menutup mulutnya tak percaya. Sang suster jaga juga sama halnya. "Apa yang anda lakukan?" tanya Sumitra kesal. Sumitra adalah tipe gadis yang ayu dan lembut, jika ia marah atau kesal maka tak kelihatan, sekilas orang mengira bahwa ia biasa-biasa saja padahal tidak. "Tentu saja menghancurkan kameramu ini." Jawab Alfario santai. Sumitra terbelelak. Beberapa detik kemudian Alfario mengeluarkan cek dan menuliskan angka pada cek itu. "Belilah kamera yang baru." Ucap Alfario sambil menyodorkan cek itu ke arah Sumitra. Sumitra melihat nominal yang tertera di cek itu. "Dua puluh juta!" batin Sumitra kaget. Sumitra lebih kaget lagi ketika mendengar ucapan yang keluar dari

