Pov Ola "La, ibu pulang, ya. Ibu mau masakin sarapan buat kamu dulu. Setelah selesai, nanti ibu baru kesini lagi," pamit Ibu mertuaku pagi ini. Dalam hatiku yang paling dalam, jujur aku tak tega meninggalkan dia. Tapi jika aku terus berada disini, aku dan Elsa akan makin tersakiti karena secara terang-terangan melihat perselingkuhan Mas Dani dan Anisa. Meninggalkan Mas Dani adalah pilihan tersulit yang mau tak mau aku ambil. Delapan tahun ini dia sangat baik, hingga pada akhirnya dia berubah setelah menjalin hubungan dengan adikku Anisa. Memang tak ikhlas melepaskan Mas Dani begitu saja untuk Anisa. Tapi setelah kupikir lagi, buat apa mempertahankan si pengkhianat, bukankah aku malah akan makin tersakiti jika pada akhirnya lelaki yang aku pertahankan justru lebih memilih si pelakor d

