Dua puluh dua

1094 Kata

Pagi hari kembali datang dengan semua keindahannya. Udaranya sejuk, polusi di jalan raya juta terlihat belum hadir. Jalanan tampak sangat leluasa, karena hanya ada sedikit kendaraan yang berlalu lalang di sana. Namun, itu adalah bagaimana orang-orang mulai melakukan kegiatan produktif mereka yang membosankan. Kembali berkutat dengan hal-hal seperti mencari uang, atau apapun yang bersifat monoton, namun terpaksa dilakukan karena mereka butuh uang untuk menyambung hidup. Di meja makan, sudah ada Irvan dan Cherly. Leon datang belakangan sambil membawa dasi. Meminta tolong pada istrinya untuk memakaikannya. “Sayang, tolong bantu aku pakai ini." “Sini." Menarik kerah baju Leon hingga mereka berdekatan. “Aku jadi penasaran, selama kamu di Bali, siapa yang bantu pakaikan dasi?" tanya Cher

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN