Kuretase tak semenyeramkan itu! Well, setidaknya itu lah yang ada di benak Risa ketika dia sudah berhasil melewatinya dengan baik. Tiga hari pasca kuretase, dirinya sudah merasa jauh lebih baik daripada hari-hari kemarin. Memang sakitnya masih ada, tetapi tubuhnya perlahan-lahan pulih karena Ruben selalu memberikan treatment padanya. Pria itu selalu sigap membantunya jika dia membutuhkan bantuan, bahkan rela menyalakan lilin aroma terapi di kamar mereka setisp malam agar Risa bisa lebih rileks dan tertidur nyenyak. Ah, betapa beruntungnya Risa memiliki pria itu sebagai suaminya. Jika tidak Ruben, maka entahlah akan bagaimana nasibnya itu. Yang jelas, saat ini Risa merasa beruntung sekali. Dia tidak ditinggalkan, dan dikelilingi oleh orang-orang baik. Mereka semua senantiasa membantunya d

