"Kok kamu nggak cerita sih, curang banget!" kata Nara sambil merengut kesal menatap wajah sang sahabat karena Risa tidak juga menceritakan tentang perjodohannya dengan Ruben. "Aku mau cerita, tapi bukan cerita, mungkin tepatnya Aku mau ngeluh tapi kan belum sempat," jawab Risa sambil menatap Nara dengan tatapan trenyuh mengetahui jika Nara masih menghadapi sebuah permasalahan, Nara meluruhkan bahunya tandanya juga merasa prihatin. "Maaf ya aku nggak punya waktu buat kamu, malah aku yang selalu minta waktu kamu," ucap Nara lalu memeluk sang sahabat dan mengelus punggungnya. "Permasalahan kamu itu lebih penting daripada permasalahan aku, Ra, dan aku siap pasang badan selalu buat nemenin kamu!" jawab Risa dengan penuh semangat, Nara langsung melepaskan pelukannya dan menatap wajah saha

