Risa langsung mengurus administrasi sang suami ketika ia tahu bahwa Ruben harus melakukan rawat inap di rumah sakit itu. Dia membayar bangsal naratama—VIP room—untuk Ruben selama ia dirawat di sana. Ruang naratama tersebut berada di lantai paling atas rumah sakit ini, lebih tepatnya berada di lantai delapan belas yang mendapatkam view jalanan kota Jakarta dan luasnya hamparan bangunan megah di sekitar perumahannya. Sebetulnya Ruben tak meminta fasilitas naratama, sebab dia baik-baik saja apabila ditempatkan di tempat biasa. Namun, Risa tidak menginginkannya. Perempuan itu ingin Ruben bisa beristirahat dengan tenang tanpa terganggu siapa pun. Apalagi suaminya itu terus menerus mengeluh pusing di kepalanya tak mau hilang. Well, bukankah berada di bangsal naratama di waktu sekarang adalah ha

