Suara dentang march pengiring pengantin terdengar memenuhi aula gereja. semua undangan berdiri menyambut datangnya pengantin wanita yang sedang berjalan selangkah demi selangkah menuju ke altar dimana sang pengantin pria sedang menunggu dengan senyuman lebar diwajahnya. taburan bunga putih mengiringi jalannya gadis cantik bermata hijau itu. senyumnya begitu menawan, hari ini ia begitu memikat hati bak seorang bidadari. sesaat ketika ia hampir menuju altar, ia menoleh kearah orang tuanya berada. Orang tuanya terharu ketika melihat puteri semata wayangnya akan menikah, terlebih lagi ia diantarkan oleh dua kakaknya ke altar. "Jangan menoleh begitu, Suamimu kan didepan sana!" Bisik James dari sisi kirinya. "Bila kau jatuh karena menginjak gaunmu, aku akan tertawa paling keras." Imb
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


