Chapter Twenty Five: The Pieces of Puzzle Aku tidak membutuhkan yang lain. Kau seperti akhir dari perjalananku. Semacam potongan puzzleku yang hilang! NATHAN Aku gugup, nafasku terengah dan tanganku berkeringat. Sudah lama aku tidak merasa segugup ini. Terakhir kali aku gugup saat perkenalan dalam club drama. Terkejut karena aku pernah ikut club drama? Aku sendiri tidak menyangka bahwa aku dengan sadar mendaftar ke club tersebut saat masih SMP. Bukan tidak beralasan, karena alasannya begitu kuat itulah yang menyebabkan aku rela untuk mengikuti club tersebut. Mary! Karena gadis yang tidak suka rambutnya di kuncir itu memaksaku. Katanya dia tidak memiliki teman dan takut jika sendirian. Karena insting melindungiku sangat kuat aku pun menurutinya. Itu adalah saat terakhir ak

