Sepanjang perjalanan Galih tidak berhenti tersenyum melihat tingkah laku Viona yang masih tidak berubah. Jika dulu mereka sering bersama dengan status sebagai pasangan kekasih, tapi kini keduanya bersama dengan status yang berbeda. Galih dan Viona masih saling mencintai, tapi keadaan belum mengizinkan mereka untuk bersama. Walaupun begitu, Galih masih ingin kembali memperjuangkan Viona. "Mas kangen banget sama kamu," ujar Galih, laki laki itu tidak memperdulikan supir dan bodyguardnya yang duduk di depan seolah mereka tidak ada di dalam mobil. Bodyguard dan supir yang duduk di bangku depan hanya diam, seolah tidak mendengar dan melihat apa yang terjadi di belakang. Mereka tidak ingin membuat Galih marah, bisa bisa mereka kehilangan pekerjaannya. Lebih baik tidak ikut campur urusan Gali

