Alan benar benar menepati janjinya pada Viona, tanpa keraguan Alan memarkirkan mobilnya di depan rumah Galih. Untuk pertama kalinya, Alan datang ke rumah ini dan ini semua demi Viona. Sebelum menekan bel rumah Galih, Alan menghela nafas terlebih dahulu. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya seorang perempuan membukakan pintu untuk Alan. Jika di lihat dari pakaiannya, sangat tidak mungkin jika gadis itu adalah pembantu. Tapi seperti yang pernah Viona katakan, Alan anak tunggal. Ada seorang pembantu di rumahnya bernama Fika, apa mungkin ini adalah gadis yang Viona maksud? "Cari siapa ya?" tanya Fika, gadis itu sempat terpana melihat ketampanan laki laki yang ada di hadapannya itu. Tubuhnya tegap, berkulit putih dan bersih. Dengan terpaksa, Alan melebarkan senyumnya. Tidak mungkin bert

