Bab 64 - New Boyfriend

1099 Kata

“Ini Damara babu lo itu, kan?” tanya Sanadia sekali lagi. Galaksi langsung memandang Sanadia dengan wajah tak terima. “Jaga ucapan lo!” kata Galaksi memperingati. Pemuda itu melirik Damara yang terdiam dengan wajah memerah. Galaksi yakin bahwa saat ini Damara sedang menahan tangis. “Apa yang salah, sih, Gal?” tanya Sanadia kemudian tersenyum miring. Sanadia berjalan mendekat ke Damara, kemudian memandang penampilan Damara dari ujung rambut sampai ujung kaki. “Kenalan, yuk. Saya Sanadia, calon Tunangannya Gala,” ucap Sanadia seraya mengulurkan tangan kanannya. Damara mematung beberapa saat, kemudian melirik Galaksi dengan alis menukik. Apa maksudnya berjuang sekali lagi? Perjuangan seperti apa lagi yang Galaksi maksud? Haruskah Damara semakin terluka dan terluka lagi? “Saya Damara, mant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN