Mata dan hati Kelly seketika memanas melihat betapa manjanya wanita itu melingkarkan tangannya di leher Rendi ketika hendak membantunya berdiri. Kelly juga sempat melihat senyum sinis wanita itu kepadanya sehingga darahnya semakin mendidih. Rendi sendiri tampak bingung dengan keadaan yang tidak terduga itu. Di satu sisi dia tidak tega membiarkan Tiara tergeletak kesakitan' sehingga dia masih terus berusaha memapah Tiara berjalan sampai ke kursi meskipun di sisi lain Rendi sudah melihat kemarahan besar pada tatapan Kelly. “Kau tampaknya kurang sehat, sebaiknya kau pulang saja dan beristirahat. Kau bisa kembali jika keadaanmu sudah pulih.” Ucap Rendi pada Tiara “Tidak Pak, saya rasa hanya sedikit pusing tadi. Istirahat di sini sebentar juga akan cukup.”Jawab Tiara dengan pandangan lemah, m

