40. Berciuman

1277 Kata

**** Yasmin tidak mampu meloloskan air ke dalam tenggorokannya. Karena sedari tadi lelaki yang bernama Devano ini terus saja memperhatikan dirinya. Bahkan tanpa berkedip. Senyum tipisnya selalu ia berikan tatkala Yasmin melakukan pergerakan. Entah itu mengambil gelas atau sekedar bergeser dari duduknya. Lelaki kaya dan tampan ini yang katanya menggilai diri Yasmin. Tidak mampu membuat hati wanita itu bergetar. Sorot matanya lebih terlihat seperti psikopat yang sedang mengincar mangsanya. "Ehhmm...jadi kapan acara pernikahan saya dan Yasmin bisa berlangsung?" Suara berat lelaki itu membuat Pak Miharja dan Yasmin tercengang. Kaki Yasmin kini bergetar hebat di bawah sana. Ia benar-benar takut. "Apakah harus secepatnya Nak Vano?" tanya Pak Miharja dengan suara penuh wibawa. "Tentu saja.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN