Bab 39

1129 Kata

Pagi ini, Andra seperti biasa mengirim satu pesan kepada Shabila. "Maaf," tulis Andra sebagai pembukaan pesannya. Kali ini Andra menggunakan nomor ponselnya yang lain. Dia juga tidak tahu apakah Shabila sudah membaca pesannya atau tidak. "Apa kabar hari ini, Shabil? Apakah melihat wajah ku masih membuat hati mu sedih? Apakah dengan melihat ku, masih membuka luka hati mu yang dulu?" tulis Andra lagi. "Shabila, aku mungkin tidak bisa pergi ke masa lalu untuk memperbaiki sikap ku terhadap mu. Aku menyesali sikap ku kepada mu, jika aku membutuh kan waktu bertahun tahun lamanya untuk bisa menerima maaf dari mu. Aku akan menanti hari itu. Hari dimana kamu sudah bisa memaafkan ku seutuhnya. Hari dimana aku bisa melihat senyum mu jika bertemu dengan ku. Aku menyesal Shabila karena menorehk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN