" Gadis itu Shabila," ucap Andra saat mereka sudah berada di dalam mobil Dion. Untuk pertama kali dalam hidup Dion, dia melihat seorang pria menangis sedemikian sesak karena kehilangan seseorang. Mata Andra begitu merah, wajah nya nampak kalut "Lu masih belum mampu menghilangkan rasa bersalah atas peristiwa yang dialami oleh Shabila. Lu masih hidup dalam bayang bayang rasa bersalah yang begitu besar, Ndra," ucap Dion tenang. "Mereka begitu mirip sekali, tidak ada satupun dari mereka yang berbeda. Hanya tingginya saja nampak jauh berbeda dari Shabila." "Andra, gadis itu bukanlah Shabila!Kalau itu memang Shabila dia tidak akan menyangkalnya! Andra! Kalau benar gadis itu berbohong, pasti jelas terlihat dari wajahnya. Dia sama sekali bingung dan tidak ada keraguan sedikit pun dari tata

