"Kamu beneran gak apa-apa minjemin uang ke aku terus?" tanya Rachel ke laki-laki yang sekarang duduk di ruang tamu rumah perempuan itu. Jey gak langsung pergi ke kantor, tapi pergi ke tempat Rachel dulu buat nganterin uang karena perempuan itu perlu pagi ini juga. Kebetulan kos-an Rachel deket kantor, jadi sekalian. Jey senyum, terus menggeleng pelan. "Gak apa-apa, lagian aku tahu kamu lagi butuh dan kondisi kamu juga terdesak." "Maaf banget ya, Yang. Yang kemarin aja baru kubayar gak ada setengahnya, sekarang udah pinjem lagi," ucap Rachel dengan mimik wajah memelas. "Aku janji nanti kalau uang arisan aku udah keluar, aku lunasin semua utang aku ke kamu." Jey gak jawab apa-apa, lagi-lagi cuma senyum. "Kamu udah sarapan belum, Jey? Mau aku buatin sesuatu?" tanya perempuan pemilik hidun

