BAB 44 - KETAKUTAN RAINY

2536 Kata

Sebenci-benci Mamanya terhadap Jevan, pas cowok itu dateng ke rumah dia gak main usir sembarangan. Cuma, dia sama sekali gak ada yang mau ngomong baik itu ke Jevan atau Rainy. Jin udah balik tadi siang sekembalinya Sonya sama Una dari rumah sakit. Kalau tadi Una bilang ke Jevan dia mau ke toko, kenyataan yang sebenernya Una mengurung diri di kamar seharian sampe buat Mama Irene cemas. Orang bilang, marah yang paling menyeramkan itu bukan ketika mereka mengeluarkan kata-k********r, tapi ketika memilih diam karena itu tandanya mereka sudah tidak peduli lagi denganmu. "Kalian gak makan?" tanya lelaki yang masih satu-satunya orang yang peduli dengan sang anak yang tak lain tak bukan adalah papanya. "Makan sana di dapur, mama udah masak tadi." "Jevan gak lapar, Pa." Lelaki itu menoleh ke ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN