Lelaki yang hari ini tampil rapi seperti biasa dengan kemeja putih dan celana bahan hitam kini menghentikan langkah di depan ruang Pak Gerald. Jey menghela napas panjang sebelum akhirnya mengetuk pintu ruangan atasannya itu. Setelah mendapat izin dari pemilik ruangan, Jey membuka knop pintu dan masuk ke dalam. Gerald terlihat terkejut dengan kedatangan Jey ke ruangannya dengan senyum cerah. Seakan lupa seminggu setelah kejadian itu ... Jey benar-benar tidak merasa semangat bekerja dan selalu menghindar dari Rachel. Bukan tanpa alasan, Jey hanya merasa muak saat mengingat kejadian di kos-an Rachel itu. "Ada apa, Jey?" tanya Gerald, masih berlagak seolah dia tidak menghancurkan hubungan mereka dan menyuruh laki-laki itu. Jey tidak tahu apakah Gerald dan Rachel masih punya hubungan rahasi

