Author Pov Setelah kepergian Keysa, Reno hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar. Saat berbalik, ternyata Sanas berdiri tak jauh darinya dengan tatapan terlukanya. Reno tidak terlalu memperdulikan Sanas, ia memilih untuk beranjak menuju mobilnya. "Reno tunggu!" panggilan Sanas membuat Reno menghentikan langkahnya, dan Sanas segera berjalan ke hadapan Reno. "Maksud kamu apa tadi? Bukannya rencana kita sudah di ubah dan tidak lagi berurusan dengan Keysa? Kita hanya harus membuat perusahaan Mahes final. Kebetulan Mahesya sedang tak ada di Indonesia. Tetapi kenapa Ren? Kenapa tadi kamu berbicara seperti itu pada Keysa? Kenapa?" tanya Sanas penuh kepedihan hingga tanpa terasa air matanya jatuh membasahi pipi. "Dua tahun lamanya aku bersabar menunggu kamu Ren, dua tahun aku bertahan untuk ka

