Felix menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi, tadi Dhika menghubunginya untuk segera datang ke rumah sakit. Hatinya sudah gelisah tak menentu, rasa takut menghinggapinya. Selama ia hidup, tidak pernah sedikitpun merasakan ketakutan tetapi sekarang dia sangat ketakutan, sangat sangat ketakutan. "Key, please jangan lakukan ini." Ia memarkirkan mobilnya asal, membuat satpam disana berteriak memanggilnya. Felix tidak perduli, ia berlari menyusuri lorong rumah sakit. Hingga dia sampai di depan ruangan Keysa, Rani terlihat menangis memeluk Clara. Dhika juga terlihat baru saja keluar dari ruangan Keysa. Felix menatap mereka dengan penuh tanya hingga Dhika memintanya untuk masuk. Dengan langkah yang terasa berat dan jantung yang berdetak sangat cepat, Felix melangkahkan kakinya memasuki ru

