Alfred Galvacio, saingan utama Leonardo Caprini sebagai penguasa dunia underground New York dan sekitarnya selalu saja berulah memporak porandakan tatanan kedamaian yang dibuat klan Caprini. Begitulah dunia kejahatan yang kejam, tak ada yang bisa bernapas lega terlalu lama meskipun telah menancapkan taring kekuatan dalam-dalam. Pintu restoran masakan Italia itu berayun terbuka disusul serombongan pria berpakaian serba hitam dengan kaca mata hitam juga. Tatapan mata Leonardo mengeras ketika bertemu dengan sosok yang ditunggunya sejak setengah jam yang lalu. "Caprini, apa kabar?" sapa Crazy Fred. Pria berambut gondrong sepunggung itu nampak mencolok dengan penampilannya yang menegaskan bahwa dirinyalah pemimpin rombongan tersebut. "Duduklah, Fred. Kita perlu bicara serius!" sahut Leo tanp

