Setelah tengah malam, tim 1 melakukan kegiatan jerit malam. Dimana hanya satu persatu yang di suruh mencari bendera dan mengumpulkannya. Hingga kini tiba giliranku, aku terus berjalan menyusuri jalanan hutan yang gelap dan cukup menakutkan. Tanganku memegang senter dan menyoroti jalanan juga tanda tanda arah di bagian pohon. Saat sampai di persimpangan jalan, aku tak melihat petunjuk apapun lagi. Ya Allah kemana ini? Kenapa tidak ada petunjuk lagi? Aku semakin memegang erat senter di tanganku, angin malam berhembus begitu kencang. Aku mengeratkan jaketku di tubuhku untuk menghalau rasa dingin itu, aku mulai merasa takut. Berbagai suara binatang terdengar di telingaku. "Aaaaaaaa!!!" Aku berteriak dan langsung berlari ke arah mana saja saat mendengar suara lolongan Srigala. Bahkan ben

