38 Lamaran Batih

1364 Kata

Dua kemungkinan yang gue tebak saat ngomong ke mami soal lamaran gue ke Jossy. Yang pertama, mami turut bahagia. Yang kedua, mami marah. Cuma ya, bray, gue lagi ngomongin mami Yulia istrinya almarhum papi Rakhmadi yang diwarisi aset ratusan milyar dari mendiang suaminya dan mertuanya. Ini soal Ibu Yulia Trianawati yang --only God knows-- punya susunan sel otak unik. “Oh, Jossy sudah dilamar kamu,” kata mami yang nggak jelas itu pertanyaan apa pernyataan. Gue meneguk ludah sambil menghitung dalam hati berapa lama mami butuh konek ke info penting yang tadi kita bahas. Pernikahan gue masih masuk hal penting kan? Dua puluh hitungan, mami diam lalu bangkit dari kasurnya menuju lemari pakaian. Dia balik duduk di sisi gue sudah membawa kotak beludru yang gue ingat pernah mami kasih unjuk sepu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN