Silvia merasa kesal karena Kalman mengabaikannya, dia tidak menyangka jika kehadirannya tidak berarti sama sekali bagi lelaki itu. Bahkan rencananya untuk mempengaruhi Kalman tak membuahkan hasil sama sekali. “Rupanya Nenek Lampir dan Darlina sialan itu sudah berhasil mencuci otak Kalman sehingga dia melupakan aku," gerutu Silvia kesal. "Kita lihat saja nanti, bagaimana Kalman akan menangis darah karena menyesal telah mengabaikan diriku!" Silvia sudah bertekad bulat bahwa dirinya akan menggemparkan khalayak ramai dengan sebuah video yang dimilikinya sebagai balasan atas tindakan Mama Kalman yang telah mengabaikannya. Video tersebut bukan hanya akan mempermalukan sang mantan kekasih, tetapi juga keluarga besarnya. Di dalam kamarnya wanita itu mencoba membuka kembali satu per satu video-v

