Bab 14 Dipukuli

1474 Kata

Chen Qian tersandar di atas tubuhku dengan wajah puas, masih terengah-engah, lagi dan lagi. Aku tidak berani menghembuskan napas, di bilik sebelah, terdengar suara seorang wanita. Suaranya sangat jelas seolah-olah dia berada tepat di sampingku. Aku menunggu sampai wanita itu selesai menggunakan toilet dan meninggalkan kamar kecil. Segera, setelah wanita itu pergi, ‘adikku’ meluncur keluar dari tubuh Chen Qian. Chen Qian melingkarkan tangannya di leherku dan menatapku dengan wajah heran serta agak genit, "Aku sangat penasaran, wanita macam apa Xu Ya itu, sampai kau begitu berdedikasi padanya.” "Hanya rekan biasa, tak usah terlalu dipikirkan," ucapku, buru-buru menjelaskan. "Huh, siapa yang bakal percaya!" Chen Qian mencium bibirku. "Punyamu amat besar, aku puas sekali!” Lalu dia ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN