BAB 26 - Gema Kode Biru Rumah Sakit

1022 Kata

Minggu-minggu berikutnya berlalu seperti deretan angka di atas kertas—monoton, dingin, dan tanpa jiwa. Yiven Mahendra menjalani hidupnya layaknya sebuah robot bedah di Rumah Sakit Arga. Ia sengaja memisahkan dirinya dari segala jenis emosi, membangun tembok tinggi dari tumpukan jurnal medis dan jadwal operasi yang padat. Ia seolah sedang melakukan pemulihan pada batinnya sendiri: memotong saraf-saraf perasaan dan menjahit rapat-rapat lubang rasa bersalah yang menganga. Yiven merasa bersyukur, atau setidaknya ia mencoba meyakinkan dirinya demikian. Setelah insiden memalukan, yang mengoyak harga dirinya di dalam mobil SUV hitam itu, sosok Nayla dan Fiona benar-benar menghilang dari hidupnya. Tidak ada lagi pertemuan tak sengaja di koridor rumah sakit, tidak ada lagi bayangan blus sifon bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN