"Dinar, ada yang mau aku bicarakan dengan kamu," ucap Chris, disela-sela waktu santainya dengan Dinar dan Ihza di taman belakang. "Apa itu masalah penting?" tanya Dinar, menatap Chris. "Hem, bisa dikatakan penting, bisa juga tidak," jawab Chris santai. "Kenapa bisa begitu? Memangnya tentang apa?" tanya Dinar penasaran. "Aku mau mengajak kamu bulan madu. Kamu mau tidak?" tanya Chris. "Bulan madu? Liburan, maksud kamu?" Bukannya menjawab, Dinar malah bertanya balik. "Iya, mau tidak?" tanya Chris lagi. "Aku sih mau saja, tapi bagaimana pekerjaan kamu? Kak Dika kan masih bulan madu juga," sahut Dinar. "Kamu tenang saja, Dika sudah mulai bekerja lagi, kok. Kalau kamu mau, nanti aku siapkan semuanya," ucap Chris. "Ihza bagaimana? Kita tidak mungkin pergi berdua saja, kan? Kasihan Ihza k

