Bayangan Masa Depan [Bab 31]

1768 Kata

Pagi ini Akiko duduk di kursi taman karena Glen membawanya untuk menghirup udara segar. Pria itu juga duduk di sampingnya sambil minum kopi, menikmati sejuknya pagi sambil terus melingkarkan tangan di pinggul Akiko secara posesif. "Kau suka udara di luar sini?" tanya Glen, disahuti dengan anggukan pelan Akiko. "Di apartemenku tidak ada taman, apa perlu aku beli rumah saja supaya kau lebih betah?" tawarnya. "Sejak kapan kau peduli tentang hal seperti itu?" jawab Akiko sambil menatap pria di sebelahnya. Glen tersenyum, lalu mengusap wajah gadisnya dengan lembut karena luka di wajah pucat itu mulai sembuh. Entah kenapa Glen merasa menyesal setelah menerima fakta bahwa pertemuan mereka bukan berasal dari hal baik. Andai sejak awal Glen bersikap baik dan menunjukkan cintanya, pasti Akiko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN