"Jadi dia sudah kembali tadi malam?" Suara Nevan meninggi kala masuk ke ruang kerjanya. Ia mencoba menghubungi Sonya dari kemarin sore, karena mengetahui wanita itu akan pulang dari Bogor. Namun ternyata ponsel Sonya tidak pernah aktif sampai hari ini. Terpaksa ia harus menghubungi pihak agensi kekasihnya itu yang disambungkan langsung ke nomor Farah. "Iya." Jawaban singkat Farah tidak memberi rasa puas kepada Nevan. Pria itu memilih berdiri menghadap jendela kantornya, daripada duduk di depan meja kerjanya. Bagaimana ia bisa berkonsentrasi jika mengetahui kekasihnya sudah keluar dari rumah sakit, tetapi ponsel wanita malah tidak bisa dihubungi. "Lalu apa yang Sonya lakukan sekarang?" "Hm ... itu, dia ... bersiap menemui sutradara film yang dibintanginya." Farah terdengar ragu menjaw

