Chapter 7

1856 Kata

Nevan menikmati alunan lagu Endless Love dari Lionel Richie. Ia memutar lagu tersebut melalui pemutar vinyl milik Herlambang, ayahnya yang diberikan kepadanya ketika resmi menduduki jabatannya saat ini. "Apakah kau sedang meresapi keabadian cintamu dengan Sonya?" Nevan dikejutkan oleh suara Erlangga. Ketika ia berbalik badan, dirinya menemukan adik laki-lakinya itu sudah duduk di sofa sambil memakan apel. "Kapan kau datang?" tanya Nevan tidak mengetahui kedatangan Erlangga sebelumnya. Setidaknya sampai kemarin, dirinya dan ayahnya hanya berdua di rumah. Erlangga mengendikkan bahu. "Tadi malam. Ayah akan ulang tahun besok. Ibu meminta agar Ayah dibelikan kue." Sebagai hanya tiga orang laki-laki dewasa, maka kejutan ulang tahun akan sulit terwujud. Apalagi Herlambang juga tidak terlalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN