Bab, 81. Masalah baru dari

1101 Kata

Nafas sepasang insan itu tampak terengah-engah, mereka sedang memadu kasih dan Victor berusaha menahan diri untuk bermain dengan lembut. "Ah, Mas...," gumam Diandra sembari memeluk leher suaminya. "Apa kamu mau sampai?" tanya Victor dengan nada suara yang terdengar sangat lembut, meski sebenarnya ia lumayan terengah-engah saat menumpahkan segala hasratnya pada sang istri. Diandra tampak resah di bawah kendali suaminya, tubuhnya banjir keringat seperti habis maraton saja. Namun, biasanya saat orang maraton tujuannya mencapai garis finis mereka menuju puncak kenikmatan. "Belum, lagi..., tapi lebih cepat, seperti awal kita melakukannya." pinta Diandra. "Tidak bisa, Sayang. Ada anak kita di dalam, aku tak ingin melukainya." balas Victor. Diandra baru saja mengingat hal tersebut, ia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN