Tiba-tiba, Anvicha jadi teringat saat dirinya masih memilih pinjaman online yang menunggak, dimana dirinya hampir setiap hari menerima panggilan dari nomor tidak dikenal yang puluhan jumlahnya. Belum lagi teror lewat chat yang datang setiap hari, dari yang bahasanya sopan sampai setengah mengancam. Dan kenangan itu muncul saat dirinya terus menerima panggilan dari nomor tidak dikenal sejak tadi sore. Bahkan tanpa mencari tahu, Anvicha bisa menebak siapa yang menghubungi dirinya terus-menerus seperti ini. "Masih ada telepon masuk?" Mendengar pertanyaan dari suaminya yang baru saja selesai mencuci piring bekas makan mereka, Vicha mengangguk. "Kayaknya mereka terdesak banget, makanya terus-menerus ngubungin aku. Padahal dengan satu nomer yang aku blokir tadi siang aja, harusnya mereka t

