Dalam waktu kurang dari satu bulan, Anvicha menerima kabar bahwa rumah yang dulu dirinya tinggali bersama dengan kedua orangtua kandungnya, sedang dalam proses balik nama atas namanya. Hal itu membuat Vicha terkejut dan juga terharu, karena dengan baik hatinya, Sadam benar-benar melakukan itu untuk dirinya. "Mas, aku enggak tahu harus ngucapin makasih sebanyak apa sama Mas Sadam," ujar Vicha saat mendatangi ruangan suaminya, di jam pulang kantor. Suaminya itu melepaskan kacamata yang masih bertengger di pangkal hidungnya, lalu bangun dari kursi kerjanya dan berjalan menghampiri Vicha. "Itu bukan sesuatu yang besar kok. Kamu istriku, jadi sudah sewajarnya kalau aku ngasih sesuatu yang benar-benar kamu mau." Padahal Vicha tahu bahwa harga rumah itu tidak murah, setidaknya untuknya. Bahk

