Bagian 58

1127 Kata

Dulu bila dipikir hidupnya keras. Safir teringat masa-masa susahnya, dimulai saat si kembar jatuh, mencari pekerjaan dan bertemu Arthur. Safir memegang bibirnya, dulu suaminya itu menamparnya entah karena alasan apa. Demi anak ia rela bekerja walaupun ujung- ujungnya Arthurlah yang membiayai semuanya. Sejak itu juga Arthur berubah dan menjadi ke bapaan sifatnya, ia sangat bertanggung jawab membalas semua tanggung jawab yang dulunya tidak bisa di berikan. Hari ini Safir ingin membeli kebutuhan si kembar dalam perut. Ia sudah meng-list kebutuhan apa aja di dalam hpnya. Ia juga sudah memberitahukan Arthur kalau ia ingin belanja dan suaminya itu meng-iya kannya. Dengan di temani empat Asisten rumah tangga Safir pergi ke sebuah Mall dan menuju ke toko bayi. Masing- masing Asisten itu memegang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN