Part 28

1074 Kata

Setelah hari-hari menyenangkan berlalu dengan cepat, hari-hari melelahkan datang pada mereka. Anak kedua Seira dan Elard sudah mau lahir. Pasangan itu kini dilanda kekalutan di rumah sakit. Seira tahunya teriak-teriak, menyiksa Elard. Rambutnya habis ditarik-tarik oleh tangan usil yang tak bisa diam. “Salahmu! Salahmu! Semua salahmu!” Mulut Seira pun sama tak bisa diamnya. Terus saja mengulang kata-kata sama sambil memukuli Elard seakan tenaganya tak habis-habis. “Iya, salah saya.” Elard pasrah saja asalkan Seira senang. Ia hanya berusaha menyingkirkan siksaan kecil tangan usil Seira dari kepala dan dadanya. Kirana datang bersama Dinar untuk menemani Seira, tapi mereka tak bisa mendekat. Kirana menatap kasihan pada Elard, lalu ia melirik pada suaminya di samping. Isi kepalanya penuh d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN