Selesai membersihkan diri, Sean terburu-buru untuk segera pulang. Pasti Ana sudah menunggunya sedari tadi, apa lagi ponsel miliknya tengah tidak aktif. Sean menuju mobil miliknya, lalu membelah. jalanan kota yang sudah dini hari itu. Sean melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata agar cepat sampai di mansionnya. 15 menit kemudian, Sean sudah berada di mension. la langsung menuju ke kamar miliknya. Di bukanya pintu dengan perlahan dan dilihatnya wanita yang sudah tertidur dengan nyenyak nya. Sean kembali menutup pintu kamar lalu mendekat kearah Ana yang sudah tertidur. Sean merebahkan dirinya di samping Ana dan memeluk erat tubuh Ana. Ia membawa tubuh Ana ke dalam dekapannya. Karena saking nyenyaknya, Ana tidak merasakan setiap pergerakan yang di lakukan oleh Sean. "Tidur

