Sore hari... Sean berjalan masuk kedalam mension miliknya. Dilihatnya kiri dan kanan semua nampak sepi, biasanya sang istri dan anak-anaknya berada di ruang berkumpul sedang bermain. Tapi, kali ini sangat sepi. Tidak ada siapapun di sana. Sean mengerutkan keningnya, dia sedikit cemas jika saja Ana sampai keluar tanpa pengawasannya. Karena musuh Sean sedang berada di sana, ia tidak mau jika Ana dan anak-anaknya tertangkap. "Tumben sekali, kemana mereka semua?" gumam Sean pelan. Sean mencoba pergi ke kamarnya yang di lantai atas, siapa tahu jika Ana sedang berada di sana. Sean membuka pintu kamarnya, dilihatnya kamar pun sepi tidak ada siapapun. Sean kembali keluar, ia mencoba melihat kamar Diva. Di bukanya pintu itu, ia melihat jika ada Diva yang tertidur meringkuk di sana. Sean sedikit

