"Sean tidak ingin ada acara resepsi, hanya acara pemberkatan dan janji suci saja. Sean juga ingin jika acara ini hanya di hadiri keluarga kita saja." Kata Sean dengan serius. "Sean tidak ingin jika public mengetahui ini, kita adakan acara secara tertutup." Sambung Sean. "Kenapa harus begitu, Sean? Inikan acara hanya di lakukan sekali dalam seumur hidup?" Tanya mami Sean. "Banyak musuh-musuh di luaran sana yang mencari kelemahan Sean, Mi. Sean tidak mau jika orang-orang terdekat Sean menjadi incaran mereka semua." Tegas Sean pada sang mami. 'Musuh? Apa tuan Sean mempunyai musuh? Aahh... tapi mungkin saja musuh bisnisnya' batin Ana menerka-nerka. "Memang benar apa yang di katakana Sean, mi. musuh Sean banyak sekali di luaran sana." Sahut papi. Tentu saja banyak sekali musuh-musuh Sean

