Meisya kini pulang saat jam menunjukkan pukul 03.15 sore, ia keluar dari taksi yang ditumpanginya setelah membayar agro taksinya. Meisya berjalan memasuki pekarangan rumahnya sambil melepaskan jas putih khas dokter muda yang melekat ditubuhnya seharian ini. Hari pertama koas menjadi hari yang cukup melelahkan bagi Meisya, ditambah lagi dengan banyaknya pasien rumah sakit yang harus diceknya untuk kemudian diserahkan kepada dokter residen, serta Meisya juga harus bolak-balik mendorong brankar para pasien yang harus segera ditangani. Saat ia baru akan memasuki pekarangan rumahnya, kening Meisya kini mengerut saat baru menyadari bahwa mobil Ando telah terparkir di halaman rumah. 'Apa kak Ando sudah pulang, tumben?' Meisya yang masih sedikit merasa heran karena tidak biasanya Ando pulang p

