“Rena! Rena tunggu!” Jeffry terus meneriaki Rena yang semakin lama semakin menjauh, namun sepertinya Rena tetap tidak memperdulikannya dan terus berlari. Sampai akhirnya mereka tiba di jalan raya besar. “Rena awas!” Jeffry dengan cepat berlari, mendorong tubuh Rena ke tepi saat mendapati sebuah mobil sedan hitam melaju dengan kencang ke arahnya. Brukk! Rena terhempas ke ujung jalan akibat dorongan dari Jeffry hingga membuat lutut dan siku nya lecet. “Aww ...” Ia mengusap lengannya yang terkena pasir dan berusaha untuk bangun. Rena sontak menoleh ketika mendengar suara bising bahkan beberapa mobil seketika berhenti di sana, ia mendapati kerumunan orang yang telah mengerumuni sesuatu di tengah jalan, sedikit jauh dari posisinya sekarang. Dahinya mengernyit dengan mata yang berkaca-kaca

