Bab 72 - ART

1644 Kata

“Han! Hani! Hani!” “Kenapa Ma?” tanya Hani setelah tiba di dapur. Ia bergegas pergi ke belakang setelah Mamanya memanggilnya. “Kamu daripada libur kerjanya rebahan aja di rumah mending kamu antarin ini ke nak Luke.” Hani mengernyitkan dahinya seraya menatap kotak bekal yang sudah dilapisi dengan wadah kainnya di atas pantry. “Itu apa Ma?” “Bekal makan siang untuk Luke. Kamu antarin ya ke perusahaannya.” “Aku?” tanya Hani seraya menunjuk ke arah dirinya sendiri. “Iyalah. Siapa lagi?” Regina, Mama Hani menepuk pundak Hani, “Udah, sekarang kamu cepat siap-siap, terus antarkan bekal ini ke sana. Sebentar lagi sudah masuk jam makan siang loh.” “Tapi Ma,” “Ngga ada tapi-tapian. Kamu yang harus tetap antar sekarang.” Regina pun meninggalkan dapur setelah menepuk pelan pundak Han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN