“Di mana aku?” Rena mengedarkan pandangannya ke sekeliling, hanya ada hamparan rerumputan hijau yang luas di sana. Matanya sontak menyipit ketika melihat seorang pria dengan pakaian serba putih yang berdiri tidak jauh darinya dengan posisi membelakanginya. Kakinya pun tergerak untuk mendekati pria itu, siapa tahu dia memberitahukan di mana mereka berada sekarang. “Mas,” panggil Rena pelan. Pria itu sontak membalik tubuhnya, namun mata Rena seketika membola ketika mengetahui bila pria itu adalah Jeffry. “Mas Jeffry,” Jeffry menyunggingkan senyum kecilnya. “Aku harap kamu segera menemukan kebahagiaanmu sendiri.” “Mas, kita ada di mana? Kenapa kamu bisa ada di sini?” Rena tak mengindahkan perkataan Jeffry barusan yang menurut Rena aneh. Untuk apa dia berbicara seperti itu. “Aku harus per

