Percikan Api Cinta

1187 Kata

Aku bukan tipikal orang yang mengungkapkan perasaan secara langsung. Jika bisa, coba selami isi hatiku dan barulah kamu tahu kalau ada namamu didalamnya. ___________ Pipi ku merona kala mengingat kejadian semalam. Dimana aku dan dokter Azzam melakukan yang seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istri. Kami berdua sama-sama canggung, tapi dia masih bisa menunjukkan sikap biasa saja dihadapan ku. Sedangkan aku sendiri? Berulang kali aku membuang tatapan saat aku tak sengaja menatap wajahnya. Sungguh, rasanya ada yang aneh. Ada perasaan luar biasa setelah kejadian semalam. Tapi aku bingung ingin menjabarkannya seperti apa. "Sya. Wajah kamu merah loh." Aku mengabaikan ucapannya. Sekarang ini aku hanya ingin cepat-cepat sampai di rumah sakit dan menghindarinya. "Sya, yang semalam itu k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN