Pasca Ijab Sah

1115 Kata

Kok rasanya masih gak percaya ya dok kalau kita udah jadi suami istri. Padahal dulunya konsulen sama koas. ____________ Jantung ku terus berdebar tatkala suara sah menggema di seluruh penjuru rumah. Aku tersenyum sekaligus menangis haru, karena sekarang status ku adalah seorang istri. Siapa sangka aku akan menikah dengan konsulen ku sendiri. Bahkan pria yang sekarang menjadi suami ku, adalah pria Kahfi yang sempat aku kagumi. Jadi, yang tertarik duluan itu siapa? Aku atau dokter Azzam? Suara pintu terketuk membuatku mengalihkan pandangan mata, menatap was-was kearah pintu kamar. Aku berdiri dan berjalan berniat untuk membukakan pintu. Dalam pikiran ku, itu adalah Umi atau kak Zizah kalau tidak ya mbak Arum. Tapi semua sirna saat sosok tegap tinggi berdiri tepat didepan ku. Aku menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN