36. Menginap

1994 Kata

Sedari tadi, Alex tak pernah berhenti untuk merasakan cemas. Kakinya tak pernah berhenti melangkah, bolak-balik dan terus menyebutkan nama Dasha di setiap kata-katanya. Sudah tiga jam berlalu dan saat ini sudah pukul 23.00 yang artinya sudah sangat malam. Namun, adiknya tak ada kabar. Saat dia berusaha untuk menghubungi ponselnya, tak ada jawaban bahkan nada dering nya saja tak ada, membuat Alex bertambah cemas saat ini. "Sepertinya ponselnya mati." Alex ingat betul bagaimana Dasha, wanita itu tak akan mungkin menolak panggilannya jika bukan karena alasan ponselnya mati, mungkin saja baterai nya habis. Namun, Dasha bisa, kan menghubunginya dengan memakai ponsel Bara? Setidaknya, jangan membuat dia cemas. Dia menjatuhkan tubuhnya. Malam ini, mungkin hanya di saja yang berada di ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN