○81. Luna mengeram dengan kesalnya. Dia melemparkan benda pipih itu ke lantai dan menyebabkan sebuah goresan pada layar nya. Saat ini, dia sangat tak bisa menahan emosinya. Sungguh, wanita itu merasa sangat kesal sekali dengan Bara yah bakam tak menjawab teleponnya. "Sepertinya, pria itu tengah bersama dengan Dasha." Luna yakin sekali dengan ucapannya. Bara tak mungkin menolak panggilannya begitu saja jika tak ada alasannya, hanya ada satu alasan yang kini berada di dalam pikiran Luna, yaitu Bara tengah bersama dengan Dasha. Bara pasti tengah menenangkan Dasha dan mengejar maaf dari wanita itu, karena permasalahan pagi tadi. "Aku tak akan membiarkan kalian bersama." Tangan Luna mengepal dengan sangat kuat. Sungguh, dia sangat tak suka dengan fakta itu. Luna beranjak dari tempatnya

