34. Kegilaan

2000 Kata

Dasha memakai masker nya. Dia menatap tubuhnya yang ada di pantulan cermin itu, dan dia langsung tersenyum dengan sangat lebar. Setidaknya, saat ini tak akan ada satupun orang yang bisa mengetahui siapa dirinya. Untungnya tetangga di perumahan ini tak terlalu cerewet atau memiliki hobi ghibah, jadinya Dasha tak begitu khawatir saat dia keluar dtai rumah. Mereka lebih memilih untuk bodok amat dengan adanya Dasha, meski wanita itu sedang terjerat sebuah kasus yang sangat menggemparkan. "Dasha, aku antarkan kamu, ya." Alex berucap dengan nada nya yang khawatir. "Tidak perlu." "Wajahmu pucat seperti itu. Kau sedang sakit, Kakak yakin jika kau izin untuk hari ini, mungkin diperbolehkan oleh Bara untuk cuti." Dasha tersenyum sewajarnya. Dia sangat mengerti sekali, kalau saat ini Alex

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN